Tips Menghadapi Perangai Anak


Seringkali kita dihadapkan pada tingkah laku anak yang bandel dan membuat kita kesal. Berbagai cara telah kita tempuh untuk “memaksakan” keinginan kita kepada si anak, namun hasilnya terbalik, anak justru bertambah bandel. Bagaimana seharusnya? Berikut Shafamom mengulas tips menghadapi perangai anak.

Adakalanya seorang anak berperingai buruk, atau setidaknya tidak sesuai dengan harapan kita. Bener ga Sis? Pernah kan anak mengggit ibu jari, mengompol,  mengamuk, dan tidak mengindahkan kata-kata kita? Apakah semua itu buruk? Tentu kita harus memandangnya dari kacamata netral bahwa semua itu belum tentu buruk.

Pada dasarnya, perilaku anak seperti itu adalah hal biasa, sesuai dengan fase pertumbuhannya. Gejolak emosi dan jiwa yang belum mapan membawa anak seolah labil dan liar. Namun hal ini adalah suatu kewajaran sehingga tidak perlu dirisaukan. Jadi, bagaimana menghadapi perangai anak yang baik? Berikut tipsnya:

Anggap peringai anak sebagai kewajaran.
Anak belum mampu membedakan mana yang buruk dan mana yang baik. Semua hal yang mereka tangkap akan dianggap sebagai perilaku yang wajar.

Bersabar dan serius dalam membimbing mereka.
Kesabaran dan keseriusan menjadi bekal untuk mendidik dan mengarahkan mereka sesuai dengan fasenya. Meski terkadang sulit, hal ini harus selalu dilakukan.

Cari tahu penyebab peringai anak.
Kadang anak berperingai buruk karena menangkap sinyal dari luar diri mereka, baik dari lingkungan, televisi, maupun teman sebaya. Mengetahui penyebabnya tentu akan mempermudah kita untuk menjauhkan anak dari peringai tersebut.

Gunakan kacamata anak dalam mengarahkan anak.
Terkadang kita terlalu memaksakan kehendak kepada anak sesuai kebiasaan kita sebagai orang dewasa. Memakai kacamata anak akan membantu kita untuk menjadi teman mereka sehingga dapat lebih menyelami perilaku mereka.

Tanamkan kasih sayang dalam mendidiknya.
Ketika kita sering menyalahkan anak, memojokkannya, hingga membentak, itu berarti kita mendidik mereka dengan dasar kebencian, meski dalam skala kecil. Hal ini justru akan membuat anak semakin liar.

Dengan memahami dan menerapkan tips menghadapi perangai anak tersebut, kita akan sedikit lebih terbuka dan peka terhadap perilaku mereka. Tentu sebagai orang tua, kita tidak ingin anak kita tumbuh menjadi pribadi yang bandel atau liar kan?. Proses yang panjang untuk mendidik dan mengarahkan mereka dengan kasih sayang akan jauh lebih efektif daripada “memaksa” mereka menjadi seperti yang kita inginkan.

Kategori:

 
Powered by Blogger.